Langsung ke konten utama

Manusia (juga) Berubah


Kecepatan jet tempur meluncur di udara bisa diukur
Tapi, perubahan manusia mungkin tidak terduga
Sedalam-dalamnya samudera bisa dikur
Tapi, tidak begitu dengan dalamnya hati dan pikiran manusia

Sekarang bicara A, sebentar lagi sudah B
Sekarang bilang setuju, sebentar lagi sudah bilang tidak setuju
Sekarang bilang sayang, sebentar lagi sudah tidak tahu lagi
Secepat itulah berubahnya mereka, manusia itu

Seringnya mereka mengaku stabil dan matang
Tapi, sesering itu juga mereka mengingkari prinsip yang sudah mereka tanam
Sekarang ingin A, sebentar sudah ingin B
Sekarang bilang cantik, sebentar sudah tidak cantik lagi

Mereka takut mengakui bahwa mereka juga masih labil
Tapi, seringnya mereka menunjuk lawan mereka
Jarang mereka bercermin

Tidak ada yang abadi di dalam diri manusia
Berubah dari waktu ke waktu, masa ke masa
Waktu yang bukan saja hitungan hari, tapi juga dalam hitungan detik
Manusia berubah begitu saja

Mungkin memang tidak perlu mencari keabadian dan kemapanan
Juga kestabilan, karena tidak ada yang demikian adanya
Semua pasti berubah, dan akan berubah

Tidak perlu berharap soal manusia
Tidak perlu ada janji yang harus terpatri dan ditepati
Karena semua akan berubah, semua akan bermetamorfosa
Seperti musim yang selalu berganti di setiap penghujung waktu

Tidak ada manusia yang stabil karena manusia pasti berubah
Mereka juga harus berubah
Sekarang jadi malaikat, sebentar sudah jadi iblis

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu berubah, berubah, dan berubah
Tidak ada yang abadi, yang ada hanya berubah
Berubah.

Berubah jadi apa? Bagaimana?

23 Agustus 2012
20.02 Wib
M & M

Komentar

Pos populer dari blog ini

Moon River

Moon river wider than a mile
I'm crossing you in style someday
You dream maker, you heartbreaker
Wherever you're going I'm going your way

Two drifters off to see the world
There's such a lot of world to see
We're after the same rainbow's end
Waiting 'round the bend
My huckleberry friend, moon river and me

(Moon river, wider than a mile)
(I'm crossin' you in style some day)
Oh dream maker, you heart breaker
Wherever you're going, I'm going your way

Two drifters off to see the world
There's such a lot of world to see
We're after the same rainbow's end,
Waiting 'round the bend
My huckleberry friend, moon river, and me
(written by:Johnny Mercer & Henry Mancini)
Ketika saya mendengarkan lagi ini, tiba-tiba hati saya tergelitik. Ada rasa haru dan melankoli yang dimunculkan. Haru yang membuat damainya hati bersama kesunyian.
Melankoli yang tidak membuat canggung untuk sesekali megeluarkan air mata tanpa sebab. Menurut yang  saya a…

Pengakuan si Eks Parasit Lajang

Tepat pada tanggal 14 Februari lalu, Ayu Utami meluncurkan 2 buah buku karyanya sekaligus. Salah satu merupakan cetak ulang dengan judul “Parasit Lajang” yang telah diterbitkan sepuluh tahun yang lalu oleh Gagas Media. Sedangkan buku berikutnya berjudul “Pengakuan Eks Parasit Lajang”. Buku ini merupakan lanjutan dari buku sebelumnya, dan menjadi bagian dari trilogi bersama buku lain yang berjudul “Cerita Cinta Enrico”.
Kali ini, saya ingin membahas buku “Pengakuan Eks Parasit Lajang” saja. Buku ini menjadi semacam otobiografi Ayu mengenai pemikiran dan prinsip yang dipegang teguh olehnya. Walaupun saat melihat buku tersebut adalah otobiografi beliau, saya sedikit terkejut.
Saya berpikir, apabila seorang penulis menuliskan buku tentang dirinya sendiri dan wilayah pribadinya, meskipun mungkin akan di baca, dan memberikan dampak bagi orang banyak, merupakan titik dimana si penulis akan menemukan masa untuk beristirahat dari kepenulisan. Semoga saya salah. Iya, semoga salah.
Dalam “Penga…

Tetaplah Bersinar Adik-adik!

Ketika mendengar tentang program Duta Baca Taman Bacaan Pelangi (#DutaBacaTBPelangi), saya sangat senang karena membayangkan anak-anak perpustakaan Taman Bacaan Pelangi dari berbagai tempat akan berkumpul di Labuan Bajo, Flores, NTT.
Acara ini akan menjadi kegiatan pertama bagi Taman Bacaan Pelangi yang bisa mendatangkan adik-adik dari berbagai daerah untuk berbagi cerita mengenai kesukaan mereka akan buku dan berjumpa dengan teman-teman sebaya dari daerah yang berbeda.
Setelah melewati proses yang lumayan panjang, ahkhirnya terpilih lah 18 anak dari 9 perpustakaan Taman Bacaan Pelangi yang ada di Raja Ampat (SDN 2 Waisai & SDN 25 Moko), Alor (SD GMIT Pitungbang), Flores (SDI Kaca, SDK Pongkor, SDK Melo, SDN Labuan Bajo 2), dan Sumbawa (SDN Nijang & SDN 4 Alas). Dua anak dari setiap sekolah berhasil terpilih melalui tulisan yang mereka kirimkan.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Tanggal 18 Mei adalah hari menunggu kedatangan semua peserta di Labuan Bajo. Saya kebag…