Kamis, 23 Agustus 2012

Manusia (juga) Berubah


Kecepatan jet tempur meluncur di udara bisa diukur
Tapi, perubahan manusia mungkin tidak terduga
Sedalam-dalamnya samudera bisa dikur
Tapi, tidak begitu dengan dalamnya hati dan pikiran manusia

Sekarang bicara A, sebentar lagi sudah B
Sekarang bilang setuju, sebentar lagi sudah bilang tidak setuju
Sekarang bilang sayang, sebentar lagi sudah tidak tahu lagi
Secepat itulah berubahnya mereka, manusia itu

Seringnya mereka mengaku stabil dan matang
Tapi, sesering itu juga mereka mengingkari prinsip yang sudah mereka tanam
Sekarang ingin A, sebentar sudah ingin B
Sekarang bilang cantik, sebentar sudah tidak cantik lagi

Mereka takut mengakui bahwa mereka juga masih labil
Tapi, seringnya mereka menunjuk lawan mereka
Jarang mereka bercermin

Tidak ada yang abadi di dalam diri manusia
Berubah dari waktu ke waktu, masa ke masa
Waktu yang bukan saja hitungan hari, tapi juga dalam hitungan detik
Manusia berubah begitu saja

Mungkin memang tidak perlu mencari keabadian dan kemapanan
Juga kestabilan, karena tidak ada yang demikian adanya
Semua pasti berubah, dan akan berubah

Tidak perlu berharap soal manusia
Tidak perlu ada janji yang harus terpatri dan ditepati
Karena semua akan berubah, semua akan bermetamorfosa
Seperti musim yang selalu berganti di setiap penghujung waktu

Tidak ada manusia yang stabil karena manusia pasti berubah
Mereka juga harus berubah
Sekarang jadi malaikat, sebentar sudah jadi iblis

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu berubah, berubah, dan berubah
Tidak ada yang abadi, yang ada hanya berubah
Berubah.

Berubah jadi apa? Bagaimana?

23 Agustus 2012
20.02 Wib
M & M

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar